
Awalnya tidak terbersit di hati Saya untuk menjadi seorang Guru. Tapi jalan hidup berkata lain. Setelah Saya lulus kuliah dari Fakultas Kehutanan tahun 2002, pada tahun 2003 teman saya menawari saya untuk menjadi Guru Bahasa Inggris di sebuah SMP swasta di daerah Garut. Dan tahun 2006, Saya di tawari menjadi Guru KKPI (Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi) di sebuah SMK Swasta. Saya hanya jadi seorang Guru honorer dengan gaji yang sangat jauh berbeda dengan Guru PNS.
Walaupun gaji kecil, ada satu perasaan kenikmatan tiada tara, perasaan apakah itu ? Perasaan merasa senang jika apa yang kita ajarkan bisa dipahami dan dapat dilakukan oleh anak didik kita. Itulah yang membuat saya tetap bertahan jadi seorang guru sampai sekarang, dan bersemangat memotivasi siswa untuk belajar dan terus belajar.
Lewat media internetlah Saya memotivasi peserta didik untuk terus belajar dan haus akan ilmu, terutama bidang komputer. Memanfaatkan situs jejaring sosial facebook, Saya membuat Group SMK PGRI Selaawi, Garut untuk share pengetahuan melalui tautan dari beberapa situs seperti :
http://www.detikinet.com/
http://tekno.kompas.com/
http://chip.co.id/
http://www.ilmukomputer.com/
http://www.jasakom.com/
http://getstuff.howstuffworks.com/about-getstuff.htm
http://www.whooila.com/
http://beasiswaunggulan.depdiknas.go.id/
Saya membiarkan mereka untuk belajar seluas-luasnya melalui media internet. Kenapa saya menggunakan media facebook ? karena para siswa hampir semua adalah pengguna facebook, jadi mereka bisa mobile menggunakan handphone mereka untuk mengakses situs-situs yang saya tautkan dalam facebook.
Media internet sungguh membuat pembelajaran terasa tak membosankan, dan membuat peserta didik antusias untuk belajar. Mengajak mereka berkeliling dunia melalui Google Earth, Menterjemahkan website berbahasa asing dengan Google terjemahan, berkomunikasi jarak jauh menggunakan Skype, Yahoo Messenger atau Windows Live, Bertanya apapun yang kita tidak tahu melalui Mesin pencari Google atau Yahoo dan banyak lagi yang bisa kita lakukan melalui internet. Internet adalah gudang ilmu jika dimanfaatkan sebaik-baiknya melalui cara berinternet yang sehat.
Tapi tak dipungkiri bahwa internet pun memiliki sisi negatif. Internet dijadikan sarana penyebaran pornografi, perjudian, malware/virus, kejahatan cyber dan lain-lain. Kita dapat mengunjungi website www.internetsehat.org untuk mendapatkan informasi serta tips yang dapat digunakan oleh para orang tua atau guru untuk membantu anaknya atau anak didik kita dalam menggunakan internet secara aman, nyaman dan bijaksana. Untuk memblokir konten porno di internet kita dapat menggunakan DNS Nawala, NetSAFE atau menggunakan software aplikasi seperti NetNanny, CYBERsitter, Cyber Patrol dan SurfWatch. Selain memberikan pelajaran agama dan budi pekerti, kita juga harus memberikan pemahaman kepada mereka bahwa internet ada sisi positif dan sisi negatifnya. Toh banyak hal-hal yang jauh lebih menarik dan lebih bermakna yang bisa kita dapatkan di internet seperti Pesantren Virtual, Perpustakaan Online dan situs-situs edukasi. Itulah pentingnya pendidikan cara berinternet yang sehat untuk membangun antibody mereka sendiri dalam melawan hal-hal yang dapat merugikan dan menjerumuskan mereka berbuat dosa. Tingkat kesadaran pengguna internet lah yang harus dibangun untuk berinternet secara bijak, dan itu butuh proses belajar ke arah yang lebih baik secara bertahap.
Sekarang Saya sedang memotivasi mereka untuk belajar membuat blog melalui blogdetik.com dan blogger.com. Mudah-mudahan mereka suatu saat termotivasi untuk membuat website juga. Saya berharap dengan mengarahkan mereka untuk berinternet yang sehat, membaca situs-situs yang sehat dan mendidik, pengetahuan dan kemampuan siswa-siswi saya meningkat. Sehingga suatu saat saya bisa melihat senyum bahagia mereka, sukses dalam kariernya, maka bertambahlah kebahagiaan saya menjadi seorang Guru.